Pipa air maupun limbah yang berisik dapat mengganggu kegiatan sehari-hari baik di rumah maupun tempat kerja. Jangan khawatir, hal tersebut dapat diatasi menggunakan material peredam pipa yang tepat.
Material-material ini dapat digunakan pada sistem plumbing apapun baik rumah, apartemen maupun kantor. Solusi dasarnya relatif sama.
Apa Penyebab Pipa Air Berisik?
1. Water Hammer
Water hammer adalah fenomena ketika aliran air berhenti secara tiba-tiba. Penghentian aliran air secara tiba-tiba ini dapat menyebabkan gelombang kejut yang dapat menyebabkan pipa berdentum atau bergetar.
Water hammer arrestor merupakan alat yang umum digunakan untuk meredam guncangan dan meminimalisir suara getaran pada pipa. Di samping menggunakan wate hammer, membungkus pipa dengan peredam suara akan semakin meredam kebisingan dari pipa.
2. Pemuaian & Penyusutan Pipa
Pipa dapat memuai dan menyusut akibat cuaca ekstrem. Pemuaian dan penyusutan ini dapat menyebabkan suara berderit atau suara letupan, terutama pada pipa air panas seperti pada water heater.
Membungkus pipa dengan pipe lagging, yaitu material insulasi khusus untuk pipa dapat membantu mengurangi suara deritan atau letupan akibat pemuaian dan penyusutan pipa.
3. Udara Terperangkap
Apabila pipa sistem perpipaan dipasang secara tidak tepat atau terdapat kebocoran maka dapat menyebabkan udara dan gelembung udara terperangkap di dalam pipa. Udara dan gelembung udara di dalam sistem perpipaan ini dapat menimbulkan banyak kebisingan.
Untuk masalah yang satu ini maka Anda harus mengatasi akar masalahnya terlebih dahulu. Cek apakah terdapat pipa yang bocor atau salah pemasangan. Jika setelah melakukan perbaikan pipa tetap berisik maka Anda perlu membungkus pipa dengan material peredam suara.
4. Getaran Akibat Tekanan Air Tinggi
Tekanan air yang tinggi juga dapat menyebabkan water hammer, getaran pipa, dan kebisingan lain yang tidak diidingkan. Memasang water pressure regulator dapat menjaga tekanan air agar stabil. Namun, memasang regulator saja tidak mengatasi kebisingan secara total, Anda tetap perlu mengisolasi pipa.
Bagaimana Cara Meredam Pipa Air dan Limbah yang Berisik?
Terdapat beberapa cara untuk meredam kebisingan yang ditimbulkan oleh pipa air maupun pipa limbah, dia ntaranya adalah:
1. Membungkus Pipa Menggunakan Material Peredam
Cara paling mudah dan praktis untuk meredam kebisingan pipa dalah membungkus pipa tersebut dengan material peredam suara yang umum digunakan untuk meredam ruangan secara DIY (do it yourself).
Material yang paling direkomendasikan adalah mass loaded vinyl dan busa peredam/busa akustik. Busa akustik berfungsi sebagai decoupler di antara pipa dan MLV. Sehingga urutan pemasangannya adalah pipa - busa - MLV.
Potong busa dan MLV sesuai dengan ukuran pipa, kemudian bungkus pipa menggunakan busa dan MLV tersebut. Karena MLV dan busa ini tidak berbentuk selongsong maka Anda perlu mengikatnya menggunakan kawat maupun tali lainnya agar tidak lepas.
2. Tambahkan Pipe Lagging untuk Peredaman Maksimal
Pipe lagging adalah peredam khusus untuk pipa. Didesain khusus berbentuk selongsong sehingga memudahkan pemasangannya.
Pipe lagging terdiri dari beberapa jenis:
-
Pipe lagging foam, terbuat dari material busa peredam/busa akustik sebagaimana yang biasa digunakan untuk ruangan
-
Pipe lagging fiber, terbuat dari rockwool yang biasanya bagian luar telah dilengkapi dengan aluminium foil
-
Foam MLV lagging sama seperti lagging foam tetapi bagian luarnya dilapisi dengan rubber sheet tipis
3. Mengencangkan dan Mengisolasi Pipa untuk Mencegah Rambatan Getaran
Apabila kebisingan pipa diakibatkan oleh getaran maka getaran tersebut dapat merambat dari satu pipa ke pipa lain yang terhubung dengannya sehingga perambatan getaran ini juga perlu diminimalisir.
Menghambat rambatan getaran dapat dilakukan dengan cara mengencangkan pipa baik menggunakan klem pipa baik yang berbentuk braket (biasa digunakan untuk mengencangkan pipa pada dinding) maupun klem ring (seperti klem untuk selang gas LPG). Sementara jika pipa digantung maka dapat menggunakan braket/hanger pipa jenis lain.
Material Peredam Pipa Terbaik
Material terbaik untuk meredam pipa yang berisik adalah menggunakan pipe lagging yang terdiri dari MLV dan foam. Apabila kesulitan pipe lagging berbentuk selongsong maka Anda dapat menggunakan MLV dan busa peredam pada umumnya.
Selain pipe lagging tipe MLV dan foam, Anda juga dapat menggunakan pipe lagging tipe rockwool yang dilengkapi dengan aluminum foil. Sekali lagi, jika tidak dapat menemukan pipe lagging And adapat menggunakan rockwool dan aluminium foil biasa, lalu membungkus pipa seara manual.
Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari Saat Meredam Pipa
Saat meredam pipa air maupun limbah untuk pertama kali, tidak sedikit orang melakukan kesalahan-kesalahan berikut:
1. Menggunakan Jenis Insulasi yang Salah
Menggunakan jenis material peredam pipa yang salah bukan hanya membuat peredaman tidak efektif, material yang tidak tepat juga dapat menimbulkan masalah lain seperti peningkatan kelembaban, tumbuh jamur dan lumut di sekitar pipa, hingga kerusakan fatal pada pipa.
2. Tidak Menggunakan Klem Pipa
Tidak menggunakan klem pipa dan mengabaikan pipa yang longgar dapat mengurangi efektivitas peredaman. Kebisingan pipa mungkin memang terjadi, tetapi tidak terlalu signifikan. Dengan menggunakan klem pipa maka peredaman yang terjadi akan lebih maksimal.
3. Tidak Menutup Celah yang Dilalui Pipa Pada Dinding dan Lantai
Lubang-lubang pada lantai dan dinding yang dilalui pipa dapat menyebabkan kebocoran suara antar ruangan. Misalkan, tadinya pipa yang berisik hanya di area ruang A, tetapi karena lubang pada dinding yang dilalui pip atidak dimampatkan maka kebisingan terebut bisa merambat hingga ruangan B, C, dan seterusnya selama ruangan-ruangan tersebut terhubung oleh pipa.
Untuk menutup lubang tersebut maka Anda dapat menggunakan PU foam spray atau foam sealant.
Kesimpulan
Mengatasi pipa air maupun limbah yang berisik memerlukan gabungan beberapa cara, di antarnaya adlaah membungkus pipa dengan material peredam, mengencangkan pipa dengan klem, menggantungkan pipa menggunakan hanger bracket, mengatasi water hammer menggunakan water hanger arrestor, dan terakhir menutup celah/lubang yang dilalui oleh pipa menggunakan PU foam sealant spray.
Dengan menerapkan langkah-langkah peredam pipa tersebut Anda akan mendapatkan lingkungan rumah dan kantor yang jauh lebih tenang dan nyaman.
Butuh solusi peredaman lainnya? Konsultasi bersama ahli peredam suara MyStudio Acoustic melalui WhatsApp. Dapatkan informasi bermanfaat lain di Instagram, TikTok, dan Youtube kami secara gratis.